Cerita dari Kopdar Blogger di Lereng Lawu

Benar dugaan saya, #kopdarblogger yang kami selenggarakan meriah, menyenangkan dan suasananya penuh keakraban. Banyak blogger muda yang baru saya kenal, banyak juga para senior blogging yang menyempatkan hadir. Maklum, sudah lima tahun tak ada kopi darat alias temu muka.

Peserta #kopdarblogger foto bareng

Peserta #kopdarblogger foto bareng

Terima kasih kepada XL axiata dan saweran Cak Semmy Pangerapan dan kebaikan Kak Hasan yang meminjamkan rumahnya, dan memberi hadiah kue tart. Juga, matur nuwung sanget kagem Chief Rudiantara, yang berbaik hati mau berdiri tiga jam hingga larut malam, untuk cerita banyak hal mengenai tata kelola Internet Indonesia dan aneka kebijakan pemerintah di bidang ICT. Anda menteri hebat, Chief… Mau aja tampil militan bak salesman menjelaskan product knowledge kepada agen dan distributor…

Semula, saya mengira seriusnya bahasan obrolan malam bakal membuat 60an peserta #kopdarblogger berkerut kening, menguap lalu cuek pada paparan Pak Menteri tentang berbagai hal berkaitan dengan Internet: sensor, balon terbang penyebar koneksi wi-fi hingga start up bisnis digital. Ternyata sebaliknya: peserta #kopdarblogger antusias menanggapi, melempar pertanyaan kritis, hingga guyon-guyon nakal ala Marto dan Lantip. Maka, molorlah acaranya…

Berdiskusi sejak jam 20.30an hingga 00.00 rupanya belum cukup. Setelah sesi ditutup pun masih banyak yang berbincang sambil berdiri, menuntaskan pertanyaan yang tak kebagian kesempatan disampaikan saat diskusi. Saya dan teman-teman Bengawan/RBI tentu saja bahagia. Penat hilang karena semua peserta menunjukkan wajah-wajah senang…

Testimoni yang potensial bikin panitia besar kepala dan menepuk dada (padahal itu perbuatan dosa)...

Testimoni yang potensial bikin panitia besar kepala dan menepuk dada (padahal itu perbuatan dosa)…

Asal tahu saja, peserta #kopdarblogger tak ada yang tahu bahwa acara itu bakal dihadiri Pak Menteri. Di rundown acara yang kami sebarkan melalui grup WhatsApp dua hari sebelumnya hanya disebutkan sharing dengan ‘misteri ges’ alias ‘tamu misterius’. Kepada Chief RA, panggilan akrab Menteri Rudiantara, saya hanya sampaikan kami perlu diberi gambaran mengenai road map tata kelola Internet Indonesia, minta cerita hasil kunjungannya ke Silicon Valley yang sudah dua kali, hingga penjelasan mengenai kebijakan ingin menciptakan 1.000 digital technopreneur di Indonesia.

Alhamdulillah, Chief RA malah memberi cerita lebih dari yang kami minta. Juga obrolan penuh makna yang membangkitkan optimisme teman-teman peserta #kopdarblogger, para produsen konten positif yang terdiri dari programmer, desainer, praktisi media sosial, pengembang aplikasi dan peminat videoblogging.

Satu ‘pemberian’ lebih dari Pak Menteri adalah kesediaannya menginap bersama kami, peserta kopdar. Di balik pintu kamar istirahat Pak Menteri, terhamparlah 50 tubuh blogger yang tidur bareng di karpet. Bukan tidak mungkin, Pak Menteri sulit memejamkan mata (apalagi bisa nyenyak) karena di luar kamarnya berlangsung konser ngorok tanpa konduktor!

***

Esok hari, peserta melek tak beraturan. Ada yang pagi-pagi sudah bangun dan ikut jalan-jalan menikmati hawa sejuk pegunungan bersama Pak Menteri, banyak pula yang menuntaskan ngoroknya karena kecapekan setelah menempuh perjalanan panjang dari kota masing-masing: Jakarta, Bekasi, Bandung,  Magelang, Yogya, Ponorogo, Madiun, Bojonegoro, Surabaya, Bojonegoro, dan Surabaya.

Sekitar jam 9 pagi, kami memulai kembali diskusi serius sambil cengengesan. Kami merancang perlunya menghidupkan kembali awarding bagi blog-blog yang dikelola individual. Kepanitiaan akan dikerjakan bareng-bareng, dan semua peserta sepakat menunjuk lima orang anggota komite, yakni: Agus Mulyadi, Rony Lantip, Haqqi, Budiono dan Iqbal. Tiap bulan, kelak akan dipilih beberapa blog yang dinilai memiliki konten positif untuk kemudian dipilih yang terbaik setiap akhir tahun.

Prosesi awarding atau penyerahan hadiah, pun akan digelar di kota-kota kecil, bukan kota-kota utama seperti Surabaya, Malang, Yogya dan sebagainya, apalagi Jakarta! Penyelenggaraan awarding juga akan dipadukan dengan #kopdarblogger dan aneka rangkaian kegiatan terkait dengan aktivitas yang mendukung kemajuan blogging supaya semakin banyak konten positif terdapat di Internet, yang bisa jadi referensi bagi sebanyak mungkin orang, tanpa batas geografis.

Akankah itu tercapai? Kami meyakini bisa! Apalagi, teman-teman tak memasang target muluk-muluk. Kami bersepakat melakukannya secara fun, sukarela alias mengabaikan faktor-faktor finansial. Yang jelas, kami optimistik akan berhasil karena sudah ada komitmen dari sebuah perusahaan telekomunikasi swasta untuk menyediakan hadiah sebagai apresiasi serta membantu mewujudkan adanya awarding ceremony.

Hampir tiga jam, Pak Menteri Rudiantara bicara panjang lebar sambil berdiri...

Hampir tiga jam, Pak Menteri Rudiantara bicara panjang lebar sambil berdiri…

Tak hanya itu, perusahaan telekomunikasi tersebut juga sudah menyatakan secara informal akan turut membantu secara finansial bagi komunitas-komunitas blogger daerah yang dinilai aktif melakukan kegiatan positif untuk publik. Semoga, #kopdarblogger di lereng Gunung Lawu, 26-27 Maret kemarin menginspirasi banyak pihak untuk membuat gelaran-gelaran serupa. Selain komunitas blogger, masih ada banyak komunitas yang memanfaatkan aneka platform untuk mengunggah konten-konten positif, seperti komunitas Facebooker, Instagram, YouTube dan sebagainya.

Semakin banyak kelompok masyarakat aktif mengunggah konten positif, kian cerdas pula masyarakat. Dengan demikian, pemerintah tak perlu pusing mengurus blokir dan konten negatif, apalagi yang bernada hautan, fitnah, penyebaran kebencian dan sebagainya. Ketololan pengguna Internet harus dilawan secara elegan oleh para produsen konten yang kreatif. Dan, blogger bisa menjadi ujung tombak massifikasi produksi konten positif, sementara komunitas blogger dan netizen secara keseluruhan menjadi wadah antaranggota untuk meningkatkan kemampuan memilah materi dan mengatur strategi bersama.

 

Beberapa catatan peserta #kopdarblogger bisa disimak di sini:

Keseruan Kopdar Blogger Indonesia 2016 oleh @bagusgowes

SEPI ING PAMRIH, RAME ING BLOGGING, DUNIA BLOG INDONESIA MASIH ADA! oleh @dv77

Kopdar Blogger, Hampir Jadi Keajaiban Dunia oleh @kikasyafii

Kangen-kangenan oleh @lantip

Membuat Acara Kopdar itu Tidak Mudah Apalagi Kopdar Blogger dan  Semangat Kebersamaan di Kopdar Blogger #KopdarBlogger oleh @rasarab

Sejumlah Blogger Ngumpul di Ngargoyoso oleh Irfan S (Suara Merdeka)

Diskusi Hangat dengan Kepala Dishubkominfo Solo dan Menteri Rudiantara #kopdarblogger dan Mampir sejenak di Desa Wisata Kemuning – Karanganyar #kopdarblogger oleh @pardicukup

Sepi ing Pamrih Rame ing Blogging atau Rame ing Pamrih Sepi ing Blogging? oleh @maztrie

#KopdarBlogger, Gayeng! oleh Virmansyah

#KopdarBlogger 2016: Hidup Hanyalah Mengenai Menertawai Diri Sendiri oleh @puspitadesi

Ketika orang-orang baik berkumpul oleh @jidat

#KopdarBlogger Solo: Kopdar yang Sekopdar-kopdarnya! oleh @dzofar

#KopdarBlogger Solo: Bukan Kopdar Biasa oleh @dafhy

Melepas kerinduan #KopdarBlogger jadi kenangan oleh @berbenahdiri

Asyiknya Kopdar Blogger Solo 2016 oleh @kokoh_ahmad

Kopdar Blogger 2016 – Sederhana, Nikmatnya Sejuta oleh @haqqi

#KopdarBlogger: Sepi ing Pamrih, Rame ing Blogging oleh @wahyualam

Sepi ing Pamrih Rame ing Blogging: Kopdar Blogger Super Gayeng oleh @AgusMagelangan

Kopdar Blogger, Mimpi yang jadi kenyataan oleh @Nopy_pr

Foto bareng usai makan siang di Bale Branti, Kemuning. Ini tempat asik yang dkelola Badan Usaha Milik Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar. Restoran menawan di dekat kebun teh.

Foto bareng usai makan siang di Bale Branti, Kemuning. Ini tempat asik yang dkelola Badan Usaha Milik Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar. Restoran menawan di dekat kebun teh.

kopdarblogger_lesehan outdoor

Langit petang di Segoro Gunung

Langit petang di Segoro Gunung

Dari kiri ke kanan: Mas Taufan (Dishubkominfo Solo), Pak Andoko (Staf Tim Komunikasi Presiden), Pak Yosca Herman (Kepala Dishubkominfo Solo), Mas FX. Bambang Irawan (Staf khusus Menkominfo), Pak Tri Harjono (Kepala Desa Segoro Gunung dan Mas Henry Wijayanto (utusan PT XL Axiata Tbk.)

Dari kiri ke kanan: Mas Taufan (Dishubkominfo Solo), Pak Andoko (Staf Tim Komunikasi Presiden), Pak Yosca Herman (Kepala Dishubkominfo Solo), Mas FX. Bambang Irawan (Staf khusus Menkominfo), Pak Tri Harjono (Kepala Desa Segoro Gunung dan Mas Henry Wijayanto (utusan PT XL Axiata Tbk.). Mereka sedang menunggu kehadiran Menteri Kominfo.

Chief Rudiantara sedang bersiap santap malam dengan menu desa ala kadarnya.

Chief Rudiantara sedang bersiap santap malam dengan menu desa ala kadarnya, yang disiapkan Mbak Larni.

Chief RA memegang tongsis, selfie dengan peserta kopdar.

Chief RA memegang tongsis, selfie dengan peserta kopdar.

Kue tart ucapan selamat, pemberian Pak Hasan, pemilik rumah indah nan megah. Rumahnya kami pinjam buat kopdar, tapi malah dikasih hadiah. Mentang-mentang keluarganya punya usaha bakery, ya? hahaha.... Matur nuwun, Pak Hasan...

Kue tart ucapan selamat, pemberian Pak Hasan, pemilik rumah indah nan megah. Rumahnya kami pinjam buat kopdar, tapi malah dikasih hadiah. Mentang-mentang keluarganya punya usaha bakery, ya? hahaha…. Matur nuwun, Pak Hasan…

Pak Yosca Herman sedang bercerita keberhasilan Kota Surakarta memanfaatkan teknologi informasi/Internet dan komunitas pengguna Internet.

Pak Yosca Herman sedang bercerita keberhasilan Kota Surakarta memanfaatkan teknologi informasi/Internet dan komunitas pengguna Internet.

jaka balloeng

Cerita tentang difabiitas oleh Jaka Balung. Supaya teman-teman peseerta kopdar blogger lebih melek dan mengerti tentang dunia difabilitas di sekitarnya.

Cerita tentang difabiitas oleh Jaka Balung. Supaya teman-teman peseerta kopdar blogger lebih melek dan mengerti tentang dunia difabilitas di sekitarnya.

Ini kali pertama istriku (kedua dari kiri) mau kumpul rame-rame dengan blogger. Semoga nular, terus mau ngeblog lagi seperti dulu. Hehehehe...

Ini kali pertama istriku (kedua dari kiri) mau kumpul rame-rame dengan blogger. Semoga nular, terus mau ngeblog lagi seperti dulu. Hehehehe…

inspeksi makanan RA

Tengah malam, bakar jagung...

Tengah malam, bakar jagung…

Kroco Pergerakan, para tokoh di balik sukses Kopdar Blogger. Merekalah yang membereskan semua hal....Kalian hebat, man-teman...

Kroco Pergerakan, para tokoh di balik sukses Kopdar Blogger. Merekalah yang membereskan semua hal….Kalian hebat, man-teman…

Ini peristiwa paling saya suka. Bu Menteri membawa pulang singkong goreng. Katanya enak, lalu membungkusnya untuk teman di perjalanan kembali ke Solo dari lokasi kopdar. Pejabat dan keluarga yang tidak jaim beginilah yang membuat saya geleng-geleng kepala...

Ini peristiwa paling saya suka. Bu Menteri membawa pulang singkong goreng. Katanya enak, lalu membungkusnya untuk teman di perjalanan kembali ke Solo dari lokasi kopdar. Pejabat dan keluarga yang tidak jaim beginilah yang membuat saya geleng-geleng kepala…

Mbak Larni adalah penunggu rumah sekaligus tukang masak yang kemarin disantap semua peserta kopdar, dari sopir hingga menteri... masakan rumahan yang enak.

Mbak Larni adalah penunggu rumah sekaligus tukang masak yang kemarin disantap semua peserta kopdar, dari sopir hingga menteri… masakan rumahan yang enak.

RBI Homeband. Tampil sendiri setelah peserta kopdar sudah pergi.... hihihi...

RBI Homeband. Tampil sendiri setelah peserta kopdar sudah pergi…. hihihi…

30 thoughts on “Cerita dari Kopdar Blogger di Lereng Lawu

  1. Nampaknya kopdar ini mulai sangat jarang terjadi di merata tempat, namun keren juga ada yang menginisiasi untuk memulakan kembali.

    dan, dari wajah² yang ada di foto² di atas, itu yg sudah pernah kopdaran sama nopy dan dion. nopy yang tampak tetap dan dion terlihat berkembang rupanya.
    😀

  2. Wareg pokoke. Soale panganane enak enak. Atiku yo bungah soale ketemu wong asyik2 terutama Agus! HAHAHA. Lagi iki ngerti artis kok mangane ning nduwur kesel welcome. HAHAHAH

  3. Tiba-tiba membayangkan bagaimana perhelatan konser ngorok tanpa konduktor itu. Hehehe.
    Semoga acara-acara seperti ini bisa digelar rutin, di daerah-daerah di seluruh Indonesia. Hanya bisa nangis di pojokoan MRT Taipei sambil mantengin tulisan demi tulisan peserta #KopdarBlogger

  4. muantaaabbb pakde! yo ngene iki kopdar sing tak karepmu. bener2 bebas dari “pesan spongsor” dan kita bicara yang “blogger banget!”

    maturnuwun. panjang umur. barokallah!

    1. kopdar bebas sponsor sih asik. tapi kalau seratus persen bebas sponsor, kayaknya gak mungkin juga. di sini belum ada orang kaya baik hati, mau ngasih duit untuk penyelenggaraan semacam kopdar. jadi, ya mesti kerja sama dengan sponsor. soal kontraprestasi, semua bisa diobrolkan, dirembuk musyawarah. prinsipnya, harus sama-sama memperoleh manfaat…

  5. Ternyata Pakde udah 5 tahun ngga kopdaran lagi ya? Kalau saya terakhir 2013 sepertinya. Semoga nantinya rencana untuk mengadakan awarding2 bagi para blogger daerah dapat terealisasi. Amin…

  6. terima kasih pakdhe blontank atas acara kerennya kemarin. saya baru kali ini bertemu dengan blogger senior yang seringkali saya hanya bisa melihat di linimassa twitter. Sungguh bahagianya saya. Kopdar kemarin membuat saya sedikit malu karena jarang posting blog…hehehe.

    matur suwun, pakdhe

      1. wah, kalau saya siap-siap saja pakdhe. Temannya belum tahu siapa saja itu lo yang susah. hehehe…

        Akhir atau awal tahun bisa diagendakan Dhe.
        Sementara ini, ngumpulin tenaganya dulu.

Leave a Reply