Jika Saya Kaya…

Jika saya kaya, kelak, maka akan kubeli banyak orang, masing-masing saya siapkan satu kandang. Mereka akan saya gantung di teras rumah buat tontonan. Jenis manusia yang akan saya beli antara lain:

1. Intelektual tukang.

Ciri intelektual tukang adalah orang yang mau belajar sungguh-sungguh, riset dan sebagainya, bahkan hingga bergelar profesor, namun tidak digunakannya untuk kebaikan. Mereka itulah yang pendapatnya lebih banyak digunakan untuk memberi pembenaran kejahatan aparat, pejabat atau penguasa.

Jika mereka ingin memenuhi kegelisahan akademiknya seperti ikut seminar, di manapun tempatnya, akan saya fasilitasi. Kalau perlu, saya sediakan kursi kelas bisnis atau yang first class, tapi tetap berada dalam kurungan/sangkar. Jadi, saya tetap akan berusaha bersikap manusiawi, tidak mematikan bakat intelektualnya.

2. Pengacara hitam.

Pengacara jenis ini biasanya suka membela bandar narkoba, bandar judi, penjahat kerah putih pencuri harta rakyat, entah dengan cara membabat hutan semaunya hingga lingkungan hidup porak-poranda, lalu mengakibatkan banjir dan sebagainya. Mereka ini juga pinter bersilat lidah dan mempermainkan pasal, asal kliennya menang.

Karena mereka biasa bermewah-mewah karana bayarannya mahal, selama masih jadi milik saya, maka juga akan saya sediakan fasilitas seperti yang mereka mau. Pingin ngopi di hotel bintang dua belas pun saya fasilitasi. Mau naik Baby Benz S-600 atau naik Ferrari, pasti saya penuhi. Tapi ya itu tadi, tetap dalam posisi terkurung oleh sangkar. Bahkan, jika mau konperensi pers karena diperlakukan tak adil oleh saya, pun bakal saya penuhi. Tapi, tetap dalam sangkar!

3. Polisi/Jaksa/Hakim brengsek.

Bagi jenis mereka ini, saya akan sesuaikan golongan kepangkatannya. Kalau sudah jenderal atau bergolongan IV/C hingga IV/E, fasilitas sangkarnya juga akan bagus. Tidak cuma stainless steel. BErbahan emas atau titanium pun saya siapkan. Jika hobi mereka membeli perempuan, ya bakal saya bantu fasilitasi carikan perempuan: mau yang mahasiswi atau artis film, model iklan atau putri-putrian pun tak masalah. Asal dia tetap berada di dalam kurungannya…..

4. PoliTIKUS busuk.

Makhluk ini juga layak dan penting dikoleksi. Soalnya, merekalah yang sudah menipu rakyat dengan cara halus, sering disebutkan bahwa apa aturan-aturan hukum yang mereka buat demi kesejahteraan, keadilan dan kemakmuran rakyat, padahal banyak bohongnya. Mereka suka berfoya-foya, membayar intelektual tukang, menyewa pengacara hitam dan membeli pasal kepada polisi/jaksa/hakim brengsek. Tanpa keberadaan tiga jenis makhluk sebelumnya, poliTIKUS ini tak akan eksis dengan kebusukannya.

Jadi, untuk sementara, prioritas utama memiliki koleksi ‘barang belian’, ya baru orang-orang semacam mereka itu. Selain empat golongan tadi, hampir 99 persen adalah korban. Jadi, para korban itulah yang berhak menonton, memaki dan jika perlu, melempar dengan telur busuk ke adar kandang/sangkar yang berisi mereka-mereka itu…

Begitulah. Semoga saya bisa kaya raya secepatnya. Dengan demikian, demi keadilan dan pemerataan seluruh rakyat bisa memantaunya, akan saya sediakan website khusus yang memungkinkan live streaming, sehingga masing-masing piaraan saya bisa terlihat dari mana saja karena fasilitas CCTV akan dibuat online selamanya… Namanya juga orang kaya, tak ada problem buat penyediaan server dan bandwidth. Demi keadilan. Pro Justitia!

Semoga, ketika saya kaya kelak, hukum belum tegak alias masih amburadul dan semrawut seperti sekarang…

Oh iya… jika ada di antara mereka yang protes soal ketidakadilan, maka akan saya adu antar mereka. Sampai salah satunya mati. Modar. Jika sudah modar, tinggal saya suruh yang menang agar melempar bangkai musuhnya ke kolam raksasa berisi ikan piranha. Gitu… sekali-kali, mimpi sadis tak apa-apa. Tuhan Maha Tahu, kan? Siapa tahu, setelah mereka saya siksa di dunia, akan pada dapat keringanan siksa di alam baka.

4 thoughts on “Jika Saya Kaya…

Leave a Reply