Pelajaran bersama Komunitas

Akhir pekan lalu merupakan hari-hari melelahkan. Tapi, cita-cita hore-hore bersama teman-teman komunitas, terbayar lunas. Teman-teman muda RBI menunjukkan kerja yang sungguh keren!

Papan informasi yang didesain Tommy Rizaldy

Papan informasi yang didesain Tommy Rizaldy

Mereka adalah Allan Bona Sukarno (@allanbona), Nico Kurniawan (@ncko), Tommy Rizaldy (@tommyrizaldy), Ardian Pratomo (@rdianpratomo), Raffi (@RAFFIHELPUS), Itok (@lum_hee), Isyaknewton (@isyaknewton), Kobar Nendrodewo (@Escobarzz), Abi, Adjie (@apadjie), Benu Tri Rahargo (@trirahargo_), Reza JeBe (@namareza), Bona Cilik (@barcelonabryan), Akid (@bokisabis), Feri (@ealah), Wawan Ridwan (@r1d_1), Ryan, Mas Pono, Doni Junianta, Jaka Ballung, Fajar, Jawir, Adis (@safinanadisa), Said, dan banyak lagi… (maaf, nulis saat kecapekan bikin banyak hal terlewat).

Kerja tiga hari, siang-malam, mengerjakan dua event sekaligus: membantu suksesnya Urban Social Forum serta gelaran pentas seni, pameran produk difabel serta workshop dalam rangka peringatan World Disability Day bersama teman-teman difabel Solo Raya, yang disponsori oleh PT Mandiri Securitas dan didukung Bursa Efek Indonesia.

Kedua acara diapresiasi berlebihan: salut, membanggakan teman-teman, dll. Kelewat banyak pujian, padahal kami merasa kedodoran. Pengalaman pertama bagi sebagian besar teman-teman komunitas. Kali itu merupakan pertama kali ‘kerja’ berbau social activism! Semangat voluntary yang sudah lama mereka miliki, terbukti menjadi modal kesuksesan kerja teman-teman.

Saya pribadi, sangat berterima kasih kepada Rifai, John dan Zakaria serta kawan-kawan Yayasan Solo Kita Kita, yang memercayai kami mengurus pelaksanaan Urban Social Forum kedua, yang terselenggara pada 20 Desember, siang-malam. Urban Social Forum pertama, digelar di sanggar kami: RBI, Rumah Blogger Indonesia, setahun silam!

Diskusi tematik di Urban Social Forum 2014

Diskusi tematik di Urban Social Forum 2014

Asik. Secara pribadi, saya sangat bersyukur, bertemu dan kenal anak-anak muda penuh talenta. Mereka kaum muda, yang (meski) omongannya suka ngaco, tapi matang berorganisasi. Mereka antara lain Komunitas StandUp Comedy Solo, kawan-kawan Komunitas Soundcloud Solo, Komunitas CeKopi, selain tentu saja Rumah Blogger Indonesia di mana terdiri dari Komunitas Difabel Talenta dan Blogger Bengawan.

Masing-masing individu punya inisiatif dan kemampuan improvisasi kerja yang…hebat! Tak cuma angkat-junjung meja-kursi, memasang banner dan merapikan panggung, tapi juga nyinom atau laden, yakni melakukan pekerjaan laiknya waiter/waitress di restoran. Tak hanya itu. Sebagian juga berganti peran jadi MC atau pemandu acara, bermain musik dan menyanyi sebagai penghibur tamu, juga nyopir, mengantar-jemput tamu pada dua acara sekaligus! Ngabèhi, kata orang Sala.

Sekadar catatan subyektif saya, teman-teman yang kemarin terlibat adalah mereka yang melebur diri menjadi komunitas wedangan. Sebagiannya adalah anak-anak muda yang lupa pulang. Datang sore atau malam, dan baru meninggalkan wedangan esok pagi, siang, sore, atau bahkan melompati hari esoknya. Ada mahasiswa, pekerja freelance, karyawan perusahaan swasta, ada pengusaha clothing, dan sebagainya. Yang pasti, sebagian mereka pun sudah membuat organisasi baru, yang dinamai #sahabatGetRich. Ya, mereka adalah orang-orang yang sedang berjuang menjadi kaya raya, jadi milyarder, meski lewat permainan online semacam Monopoli.

Tapi, ya begitu. Apapun itu, siapapun mereka, tetaplah anak-anak muda pekerja keras (dan sekaligus tukang kongkow garis keras). Para orang tua, pasti tak sanggup mengimbangi kerja keras dan gagasan-gagasan bernas mereka.

Produk kerajinan tangan seorang difabel (tuna daksa). DIpajang di halaman Gelanggang Remaja Bung Karno, Manahan, dalam rangka (maunya) ikut mempromosikan produk kreatif.

Produk kerajinan tangan seorang difabel (tuna daksa). DIpajang di halaman Gelanggang Remaja Bung Karno, Manahan, dalam rangka (maunya) ikut mempromosikan produk kreatif.

 

Tenda untuk menyiasati keterbatasan ruang.

Tenda untuk menyiasati keterbatasan ruang.

Para narasumber Urban Social Forum sedang menikmati wedangan dengan teh enak... :p

Para narasumber Urban Social Forum sedang menikmati wedangan dengan teh enak… :p

Para kru acara berfoto bareng Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo.

Para kru acara berfoto bareng Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo.

Sekadar temu wajah, saling jabat tangan seusai acara yang dianggap sukses.

Sekadar temu wajah, saling jabat tangan seusai acara yang dianggap sukses.

Karya kreatif difabel: bebek pun dibikin difabel... Hehehe...

Karya kreatif difabel: bebek pun dibikin difabel… Hehehe…

Pentas musik dalam rangkaian World Disability Day 2014. Tuna daksa, tuna grahita dari YPAC sebagai awak kreatifnya...

Pentas musik dalam rangkaian World Disability Day 2014. Tuna daksa, tuna grahita dari YPAC sebagai awak kreatifnya…

Mbak Febriati Nadira (Mandiri Securitas) sedang demo mainan reksadana untuk kelompok difabel.

Mbak Febriati Nadira (Mandiri Securitas) sedang demo mainan reksadana untuk kelompok difabel.

Abi (vokal), Adjie, Nico (vokal) dan Kobar menghibur peserta workshop yang sedang menikmati makan siang. Sebelum naik ke panggung, mereka meladeni makanan dan minuman untuk semua peserta.

Abi (vokal), Adjie, Nico (vokal) dan Kobar menghibur peserta workshop yang sedang menikmati makan siang. Sebelum naik ke panggung, mereka meladeni makanan dan minuman untuk semua peserta.

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply