Galau Bang Rhoma

Hari-hari ini, Bang Haji Rhoma Irama pasti galau, gara-gara banyak yang menyebut ia menjadi salah satu figur pendongkrak perolehan suara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Sebagai salah satu calon presiden partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu, bukan tidak mungkin ia masuk nominasi wakil presiden, jika kelak PKB diajak berkoalisi partai-partai yang berada di tiga besar dalam perolehan suara. Bagaimana jika PKB berkoalisi dengan PDI Perjuangan yang mengusung Jokowi?

Andai disorongkan PKB mendampingi Jokowi, Rhoma pasti bingung mereka-reka kalimat apa yang harus disiapkan ketika orang mengingatkan kembali, menggugat ceramah sang raja dangdut itu, beberapa saat menjelang pemilihan gubernur DKI. Akankah Rhoma akan mengajak pendukung dan publik Indonesia melupakan masa lalu, atas nama kepentingan bangsa dan negara?

Andai tak dicalonkan, namun lantaran berkoalisi dalam pemilihan presiden, lantas PKB meminta Rhoma menjadi juru kampanye nasional, apa yang hendak dikatakannya dari atas panggung? Akankah ia mampu menyanyikan lagi Mencari Teman ciptaannya sendiri dengan lantang, penuh penghayatan? Mungkinkah ia akan membuat penegasan seperti syairnya, mencari teman memang mudah/pabila untuk teman dunia….. banyak teman di meja makaannn….

Saya benar-benar tidak mampu membayangkan, bagaimana sikap Rhoma terhadap Jokowi, andai kelak PDI Perjuangan dengan PKB benar-benar berkoalisi….. Sebagai penceramah agama, atau setidak-tidaknya sebagai pendakwah kebaikan lewat musik dangdutnya, Rhoma Irama tentu tahu ciri-ciri orang munafik, yang mestinya, sangat dipahaminya, di luar kepala…

Saya yakin, Bang Rhoma pasti sedang galau…

Leave a Reply