Kejelian Baca Peluang Pasar

Meski tulisan ini masuk kategori sponsored content, tapi saya ingin berbagi fakta mengenai pilihan METRO Department Store membuka cabang di Solo Raya. Ya, saya menyebutnya Solo Raya, sebab secara administratif, The Park Mall –dimana gerai METRO berada, masuk wilayah Kabupaten Sukoharjo, namun secara psikologis merupakan bagian dari kultur Solo. Itulah kenapa, kawasan itu pun dinamai dengan Solo Baru.

1.metro_2013_11_15_17_54_17_HDR

Sebagai pusat belanja yang membidik pasar kelas menengah ke atas Kota Solo dan sekitarnya, bisa disebut kehadiran department store yang satu ini akan memenuhi hasrat pemenuhan kebutuhan akan kelengkapan gaya hidup mereka. Asal tahu saja, kalangan atas Solo dan sekitarnya, lebih suka belanja produk-produk branded di Jakarta atau, bahkan Singapura!

Solo-Singapura memang terasa dekat bagi sebagian warga Solo Raya. Tingkat okupansi Silk Air, misalnya, selalu tinggi. Dan, ya itu tadi. Kenapa mereka lebih suka belanja di Jakarta atau Singapura, sebab saya yakin di Solo belum ada tempat belanja, baik gerai maupun pusat perbelanjaan yang benar-benar menopang prestise mereka.

Antusiasme belanja tampak pada antrian panjang di depan kasir.

Antusiasme belanja tampak pada antrian panjang di depan kasir.

Saya menyimak betul, sejak dua tahun terakhir, kian banyak saja mobil Alphard dan Mercy S-500 berplat nomor AD berseliweran di jalan raya Kota Solo. Beberapa perusahaan otomotif yang bukan ‘pasaran’ pun banyak yang membuka cabang di Solo dan sekitar. Tentu, mereka tidak terlalu nyaman kalau berbelanja ke sejumlah mal yang sudah ada sebelumnya.

Jadi, saya pribadi mendukung dan respek terhadap METRO Department Store yang jeli membaca potensi pasar kelas atas di Solo. Keberadaan pemasar gaya hidup yang dikenal eksis sebagai simbol belanja eksklusif di Pondok Indah, Jakarta, itu, saya yakin turut mendongkrak prestise The Park Mall. Dengan demikian, saya yakin mal tersebut kelak akan kian ramai. Dan, keramaian yang ditimbulkan oleh perputaran kapital kelas atas, pastilah memberi dampak ikutan (multiplier effects) bagi warga sekitar, baik warga kebanyakan maupun pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Berkerumun menanti pintu gerai dibuka.

Berkerumun menanti pintu gerai dibuka.

Contoh sederhana, di sekitar mal akan muncul warung-warung makan atau tempat usaha baru dari warga sekitar yang jeli membaca peluang. Pasarnya? Jelas ada! Para karyawan mal dan gerai di sana, para sopir dan sebagainya, tak bakal membelanjakan duit mereka di restoran atau coffee shop papan atas yang ada di sana, kecuali sesekali saja. Di situlah letak kemunculan dampak ikutan bagi warga sekitar, termasuk persewaan kamar kost atau rumah kontrakan.

Bagaimana dengan produk UMKM dan pengusaha lokal? Saya kira masih ada kesempatan bagi mereka untuk memajang di METRO. Buktinya, di METRO Solo Baru, saya temukan brand sepatu yang saya yakini produk lokal, namun harganya cukup tinggi untuk ukuran kebanyakan. Dan kenapa dibanderol tinggi, sebab model dan bahannya, pun sangat masuk akal. Sulit mengenali Gino Mariani adalah local brand jika kita hanya melihat dari sisi METRO yang merupakan showroom produk-produk kelas atas dan barang-barang impor dan branded.

Sebagai orang Jawa, saya curiga Gino Mariani adalah nama pasangan, satu keluarga, atau satu kongsi usaha antara Tugino dengan Maryani, dua nama yang kental ‘aroma’ Jawanya. Dengan ‘modifikasi’ nama, maka lantas seolah-olah berbau Itali. Dan, kalau sudah ‘berbau Itali’, maka sah sudah sebagai brand sepatu ‘kelas dunia’.

Brand lokal beraroma dunia.

Brand lokal beraroma dunia.

Itu hanya satu contoh. Bukan tak mungkin, kelak akan hadir produk-produk lokal, termasuk dari Solo dan sekitarnya, di METRO Department Store, sehingga yang lokal ikut terangkat dan tidak selalu diasosiasikan sebagai produk murahan atau kalahan dibanding merek-merek dunia.

Saya kira, di situlah kontribusi kehadiran METRO Department Store di Solo Raya. Selain, tentu saja, kehadiran gerai yang satu ini, akan punya kontribusi signifikan mengalihkan penumpukan keramaian di pusat kota, Kota Solo!

Simak juga METRO Dept. Store di Facebook.

5 thoughts on “Kejelian Baca Peluang Pasar

Leave a Reply