Kriminalisasi Status BBM

Sejak beberapa bulan silam, seorang aktivis organisasi masyarakat sipil di Makassar, Sulawesi Selatan, dikriminalkan. Ditahan polisi karena diadukan melakukan tindakan pencemaran nama baik, lantaran menuliskan status di BlackBerry Messenger. Salah satu pasal yang menjeratnya, lagi-lagi UU ITE.

Namun, peristiwa itu tenggelam dalam hiruk-pikuk pembelaan atau dukungan terhadap Benny Handoko. Karena kicauan di akun twitternya, @benhan, diadukan oleh Misbakhun ke pihak berwajib, sehingga ia sempat ditahan di lembaga pemasyarakatan.

Beda dengan Arsyad, aktivis di Makassar yang kurang supporter, Benny ‘cepat keluar’ dari penjara. Konon, seorang pejabat tinggi ikut membebaskan Benhan dari kurungan, meski kasusnya tak serta merta berhenti.

Gak adil? Itulah potret hukum kita.

Bagi saya, status BBM Arsyad mirip dengan email keluhan Prita Mulyasari terhadap layanan sebuah rumah sakit. Surat elektronik Prita dan status BBM Arsyad sama-sama masuk kategori privat. Beda dengan Twitter yang meman terbuka, bisa dilacak lewat mesin pencari.

Mungkin, status BBM tadi ‘tidak seksi’ jadi bahan advokasi, juga edukasi. Baik oleh praktisi media sosial, aktivisnya, maupun akademisi. Padahal, menurut hemat saya, kasus Prita dan Arsyad sama-sama memiliki dampak cukup ngeri. Gagal atau berhasilnya advokasu, akan jadi yurisprudensi. Jadi acuan selamanya.

Saya hanya bisa menuliskan kecemasan atas ancaman hukuman itu di sini, dan di Twitter atau Facebook sesekali. Meski ada janji pasal pencemaran nama baik di Pasal 27 ayat 3 UU ITE akan direvisi, tapi hingga saat ini, aturan aneh itu masih berlaku. Pasal itu ‘menggenapi’ pasal 310-311 KUHP, yang menguntungkan orang-orang yang secara subyektif menyebut diri orang baik, sehingga suka rewel atas kritik yang lantas disebutnya sebagai pencemaran ‘nama baik’.

Mari kita simak, benarkah para pengadu dengan senjata ketiga pasal itu benar-benar orang baik secara nornatif? Seingat saya, banyak di antara mereka, kecenderungannya adalah penyandang cacat sosial atau cacat moral.

Demikian. Silakan ditimbang, bukan bimbang untuk berjuang.

Posted from WordPress for Whindos Poer

2 thoughts on “Kriminalisasi Status BBM

Leave a Reply