Yusril Ingin Jadi Presiden

Pagi ini, saya tergelitik dengan ungkapan Yusril Ihza Mahendra lewat akun Twitter-nya, yang menyatakan keinginannya menjadi kandidat Presiden pada Pemilu 2014. Lewat akunnya @Yusrilihza_Mhd, ia berharap mendapat dukungan dari warga Nahdlatul Ulama.

Twit dari akun Yusril pada 10 Oktober 2012 pukul 23.50 WIB

Pancingan kalimat yang diarahkan kepada Gus Sholahudin Wahid itu dijawab dengan berkelit, bahwa warga NU, tampaknya mendukung Mahfud MD, yang kini menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi. Tak ada tanggapan balik dari Yusril.

Respon Gus Sholah terhadap Yusril, twit pada 11 Oktober 2012 pukul 04.00 WIB

 

Yang menggelitik, justru beberapa twit lanjutannya, yang berisi klaim bahwa keinginannya maju di bursa pemilihan presiden pada 2009 sudah memperoleh dukungan Gus Dur, dalam pertemuannya di Gedung PBNU pada 2007. Soal benar/tidaknya klaim Yusril, hanya dia dan Tuhan yang tahu. Gus Dur sudah pasti tak bisa dikonfirmasi.

Bagi saya, sah saja Yusril ingin maju dalam pemilihan dua tahun lagi. Yang saya tak paham, dengan kendaraan partai apa mantan Menteri Sekretaris Negara itu akan maju. Partai Bulan Bintang di mana ia pernah menjadi ketua umumnya, hanyalah partai kecil. Partai-partai besar masih bernafsu mengajukan elitnya sendiri sebagai calon, sementara elit partai-partai kecil pun sama juga nafsunya, meski boleh jadi masih bingung berkoalisi.

Yang juga menarik, hampir semua nama-nama yang kini beredar sebagai bakal calon presiden, kebanyakan memiliki cacat bawaan. Ada yang tersangkut korupsi, nepotisme, dugaan penggelapan pajak, dugaan pelanggaran HAM, dan banyak lagi, termasuk yang kerap disebut tidak perform hingga tuduhan sebagai agen kepentingan Amerika.

Kalau begitu gambarannya, apa pendapat Anda?

 

19 thoughts on “Yusril Ingin Jadi Presiden

  1. Bolehlah kalau beliau memang ingin maju jadi capres, karena sudah begitu banyak orang lainnya yang punya keinginan yang sama dengan beliau. Kendaraan untuk maju memang sulit, tapi siapa tahu saja ada partai yang mau mengusung. 🙂

  2. Ngga ada yang bersih Pakde, kalau calonnya masih harus cuci tangan susah ujung2nya. Memangnya ada calon2 lain yang ngga tersangkut kasus? ambil positifnya aja, negatif urusan belakang. Kalau semua mikir bersih, bakalan mayoritas Golput 🙂

  3. DV

    Ada banyak orang pintar di dunia ini, Lik! Tapi sayangnya tak semua semua orang pintar itu akan bagus dipasang di semua posisi hanya karena ia pintar.

    Yusril itu pintar, tapi sepertiku, peran terpintarnya tampak ketika ia menyusun teks pengunduran diri Soeharto. Lain… sayangnya tidak 🙂

  4. kalau saya sih kita kalau mau maju itu harus mawas diri… tidak perlu memaksakan diri. Kerja saat ini sudah bener belum. Sayang uang nanti sudah kampanye mahal mahal terus ga menang akhirnya malah edan.

    Kok siapa yang bakal nyoblos dia kalau mencalonkan diri walaupun di dukung NU sekalipun.. Tak jamin ga mungkin menang.. Untuk memang butuh dukungan rakyat.. iya Rakyat banyak….

  5. saya sih ngeliatnya di pileg 2014 tidak ada partai yang waras, sehingga akan susah dapat presiden yang waras, karena keran calon independent utk presiden juga ditutup rapat2 oleh politisi busuk di parlemen sana.

    baiknya kita tunggu parpol mana yang dipercaya rakyat menang di pileg 2014..

Leave a Reply