Hemat Listrik, Selamatkan Dunia

Saya mengenal kata “LED” sejak usia masih belasan tahun. Hanya saja, pemahaman terhadap LED masih sebatas terhadap bentuk lampu indikator pada perangkat tata suara, seperti equalizer atau panel instrumen minicompo. Sekira setengah tahun silam, saya baru benar-benar ngeh, ternyata LED itu adalah light-emitting diode, sebuah jenis lampu yang intensitas cahayanya relatif tinggi (sehingga lebih terang), namun sangat hemat energi.

Lampu kaki berteknologi light-emitting diode (LED). Foto: Blontank Poer

Lampu jenis ini, kini terus dikembangkan dan diproduksi massal. Mengingat kelebihannya yang hemat listrik, ia jadi mampu menjawab ancaman krisis energi lantaran terbatasnya alternatif pembangkit listrik di berbagai negara. Yang jelas, lampu LED bisa menjawab kebutuhan penerangan rumah tangga, pertokoan, maupun luar ruang, seperti untuk penerangan jalan, tol, bandara dan sebagainya.

Kehadiran teknologi LED pasti akan lebih banyak menghemat pengeluaran belanja listrik rumah tangga. Di rumah saya, misalnya, kini masih menggunakan sembilan lampu Phillips Essential dengan daya bervariasi antara 9-18 watt. Memang, kondisi itu sudah jauh lebih hemat dibandingkan jika saya menggunakan lampu neon lama atau lampu bohlam yang boros listrik. Namun, jenis Essential yang karakternya mirip neon (fluorescent) masih kurang nyaman untuk kebutuhan membaca atau bekerja di depan layar monitor.

Kehadiran Philips LED myVision, sepertinya akan menjawab kebutuhan saya, terutama terkait dengan kebiasaan ‘buruk’ saya, yakni sering membaca sambil rebahan di tempat tidur. Karakter cahaya yang dihasilkan lampu jenis ini, saya kira lebih mendekati sempurna, mirip lampu bohlam yang membuat mata tidak mudah mengalami kelelahan.

Pada Philips LED myVision 6 watt, misalnya, memiliki intensitas cahaya setara dengan 40 watt lampu bohlam. Dengan temperatur warna 2700 Kelvin akan menghasilkan warm white, yang terangnya setara 350 lumen. Cukup terang, tidak silau. Lagi pula jenis ini minim risiko, lantaran tidak ada kandungan bahan merkuri sama sekali. Sangat ramah lingkungan.

Warna-warni hasil olahan channel mixer dari lampu LED. Foto: Blontank Poer

Ada banyak lampu untuk beragam keperluan. Ada yang diperuntukkan pemasangan di langit-langit, lampu kamar, lampu meja, hingga keperluan lain seperti penerangan lukisan/foto di dinding, bahkan untuk penerangan display produk. Intinya, terdapat beragam pilihan yang memungkinkan kita melakukan ekperimen kreatif sesuai penataan ruangan yang dikehendaki.

Lampu LED memiliki ciri utama, berupa adanya sejumlah titik light-emmiting diode. Pada lampu dengan daya tertentu, di dalamnya terdapat sejumlah titik berdaya 1,5-2 watt. Contohnya, pada jenis par light standar, lampu terdiri dari 56 titik LED. Jika dihitung dayanya, maka jenis ini hanya mengonsumsi listrik 90 watt, padahal intensitas cahaya yang dihasilkan setara dengan 500 watt pada lampu penerangan biasa.

Itu menurut Hengky S Rivai, teman saya yang berprofesi sebagai lighting designer, yang telah malang melintang pada dunia seni pertunjukan selama puluhan tahun. Kehadiran LED pula yang kini menarik minta penyedia jasa tata artistik panggung pertunjukan, terutama untuk enet-event outdoor.

Foto: diambil dari philips.co.id

Memang, pada myVision 9W (setara dengan bohlam 60 watt) dan beberapa produk standar Philips masih belum memungkinkan disambungkan ke perangkat pengatur intensitas (dimmer), sebab memang didesain untuk kebutuhan terbatas, terutama rumah tangga.

Tapi kelebihan LED pada umumnya, bisa diatur dengan channel mixer dan dimmer, sehingga bisa menghasilkan warna-warna sesuai yang dikehendaki dan mendukung keperluan artistik, tentunya.

“Lampu LED juga memiliki sistem RGB, sehingga memungkinkan seorang lighting designer mencampur warna-warna dasar menjadi warna baru. Warna yang dihasilkannya pun warna matang, sehingga menghemat penggunaan filter seperti digunakan untuk lampu konvensional,” ujar Hengky.

Menariknya lagi, penggunaan lampu LED pada penerangan panggung pertunjukan, bisa dinyalakan secara otomatis, diubah-ubah warnanya, dan bisa difungsikan sebagai lampu strobo. Lantaran watt-nya rendah, maka jenis lampu demikian tidak membawa efek gerah/panas, bahkan di ruang tertutup (indoor). Jadi, Philips LED myVision juga termasuk di kategori ini.

Kendati demikian, jenis LED masih memiliki keterbatasan pemakaian. Untuk keperluan tata cahaya pertunjukan teater atau tari, misalnya, akurasi warna yang dikehendaki sesuai konsep artistik masih terbatas. “Tapi untuk panggung pop art, seperti konser musik, penggunaan LED sudah lebih dari cukup,” tutur Hengky.

Teknologi light-emitting diode (LED) memungkinkan pencampuran warna melalui mixer dan pemrograman intensitas dan waktu nyala. Foto: Blontannk Poer

Sesuai tuntutan jaman, di mana kelestarian alam harus dijaga, maka produk lampu dituntut untuk hemat energi. Dan, Philips sebagai pemain lama, yang sudah 120 tahun konsisten dan berpengalaman menjalankan bisnis kelistrikan, maka lantas meluncurkan inovasi yang menjawab tantangan jaman, memproduksi jenis lampu yang bisa membantu menekan laju pemanasan global. Asal tahu saja, satu lampu bisa mengurangi pengeluaran karbon sebanyak 4.815 kg/tahun.

Related posts:

  1. Colokan Listrik Argo Dwipangga
  2. Maju Makmur karena Listrik
  3. Tips Sanggulan Tercepat di Dunia
  4. Mari Selamatkan Jokowi
  5. Dunia Dalam Kardus

8 Komentar
Beri Komentar »

  1. boleh juga nih lampu philipnya….. memang harus berhemat kelihatannya kita ini dengan lampu led… skrg lampu led hanya dipakai di senter senter merek dari china…

  2. kisaran harga masih diatas lampu biasa ya dhe?

  3. makasih ni gan infonya

  4. iya ya .. ayoo ,,mulai hidup hemat ..
    nice posting gan ,, :)

  5. jadi inget pas masih smk,,,,hmmm nyalain lampu bareng-bareng mau syuting,,,,hikshiks #malahcurhat:)

  6. Ternyata saya salah klik, ini murni bukan dari hati terdalam sang penulis… #kabur :P

  7. itu bisa menghasilkan efek keren ya

  8. kami distributor lampu LED produk korea dengan teknologi di atas produk branded menyajikan lampu 4 watt yang memilik lumen sebesar 320-330. Hal ini setara dengan produk 6watt dari lampu branded.
    Dengan harga yang lebih murah dan garansi selama 2 tahun kami hadir untuk memenuhi kebutuhan anda.

    Silkan email ke kami di galaperkasa@gmail.com untuk mencari tahu lbh jauh ttg produk kami.

    Salam,

Leave Comment

CommentLuv Enabled