Koran Baru, Berbahasa Jawa Pula

Tanpa tahu maksud dan tujuan pengirimnya, tiba-tiba saja saya kedatangan loper elektronik. Si kurir cerdas itu, pun tak meninggalkan pesan sepatah katapun kecuali menyisakan jejak berupa alamat sang pengirim.

Kita tahu, apalagi blogger sejati, pasti sangat mengenal selebritis dunia maya yang satu ini. Andai pun tak mengenal wajahnya, namun jejak hidupnya mudah terlacak. Ia bagai pelayan Tuhan di bumi. Perilakunya pun mirip-mirip kaum Jesuit yang selalu datang, membaur dan menyatu dengan kaum terpinggirkan. Ia memberi daya hidup, selalu mengingatkan agar kita tak pernah lupa, apalagi abai dengan apa yang terjadi di lingkungan terdekat kita.

Setiap tarikan nafasnya, Sang Sufi Tak Kasat Mata selalu mengajak kita berpaling pada hal-hal kebendaan. Sementara dengus embusan nafasnya, selalu mendorong kita untuk bertindak, setidaknya merenung dan merefleksi diri.

Rasanya, kita masih bisa bersepakat untuk mengapresiasi kelebihan Sang Sufi ini, lalu mengucap syukur kepada-Nya, karena telah mendatangkan mesias ke dunia. Berimanlah kepada Dia Sang Pencipta, karena engkau beruntung telah mengenal dan selalu dituntun oleh Domba Yang Tak Pernah Tersesat ini untuk jangan pernah berpaling dari-Nya.

One thought on “Koran Baru, Berbahasa Jawa Pula

Leave a Reply