Hutan Plastik

Koreografer Sardono Waluyo Kusumo melakukan daur ulang karya lamanya berjudul Hutan Plastik di Taman Ismail Marzuki, 15 Oktober 2004. Saat itu, ia berkolaborasi dengan Ananda Sukarlan, pianis yang sedang naik daun.

Sejatinya, konon Hutan Plastik merupakan garapan teater-tari yang cukup dahsyat. Namun, saat dilakukan kolaborasi dengan Ananda yang juga melibatkan sejumlah waria Taman Lawang, karya itu malah jadi aneh. Kotor di panggung akibat penataan artistik yang kedodoran dan blocking yang serampangan. Boleh jadi, Mas Don, begitu ia akrab disapa, sudah mulai lelah. Beberapa karya-karya terakhirnya hanya merupakan pengulangan seperti Opera Diponegoro dari yang sebelumnya. Dan anehnya, pengulangan itu tak menuai keberhasilan alias tak sesempurna garapan pertamanya.

Entah karena sibuk sebagai rektor atau yang lain, Mas Don memang tampak mulai sulit menelorkan karya-karya tari yang kuat seperti yang sudah dilakoninya…..

Leave a Reply