Sapuan Langkah Panjang

Koreografi terbaru Wied Sendjajani (Solo) yang dipentaskan di Taman Budaya Surakarta, pertengahan 2005. Koreografer yang juga dikenal sebagai pelukis itu hampir selalu melibatkan anak-anak ke dalam hampir seluruh koreografinya. Ia selalu memasukkan idiom-idiom gerak tari klasik Jawa ke dalam karya-karya baletnya.

Mbak Wied, hampir selalu mempertaruhkan apa saja yang dimilikinya untuk membuat karya-karya balet. Karena minim sponsor, ia harus membiayai sendiri seluruh poduksinya. Uniknya, ia tak mau masuk ke dalam wilayah balet komersial yang sesungguhnya berpotensi meringankan beban produksinya. Sebab di Kota Solo, pebalet-pebalet Surabaya paling sering tampil untuk memeriahkan pesta-pesta keluarga menengah atasnya.

Leave a Reply